Daftar Isi
Alur Kerja Jalur Kiprok Karisma
Berikut penjelasan alur kerja jalur kiprok Honda Karisma. Untuk penjelasan fungsi, peran dan cara kerja masing-masing konektor, silahkan cek bagian bawah.
- Spul (generator AC) menghasilkan arus listrik AC saat mesin berputar.
- Arus dari spul masuk ke kiprok melalui kabel putih (jalur pengisian).
- Di dalam kiprok:
- Arus AC disearahkan menjadi arus DC.
- Tegangan distabilkan agar tidak melebihi batas aman.
- Arus DC keluar melalui kabel merah menuju aki.
- Aki menyimpan arus listrik dan menyalurkannya ke sistem kelistrikan motor.
- Kabel kuning menyalurkan arus untuk lampu.
- Kabel hijau berfungsi sebagai massa (ground) untuk menutup rangkaian listrik.
Fungsi, Peran dan Cara kerja setiap Jalur
1. Kabel dari Spul (Putih)
Fungsi: Membawa arus AC dari spul ke kiprok.
Peran: Sebagai sumber utama listrik pengisian.
Cara kerja:
- Saat mesin berputar, spul menghasilkan arus AC.
- Arus tersebut masuk ke kiprok untuk disearahkan dan distabilkan.
2. Kabel Aki (Merah)
Fungsi: Menyalurkan arus DC dari kiprok ke aki.
Peran: Jalur pengisian aki.
Cara kerja:
- Setelah arus disearahkan dan distabilkan, kiprok mengirimkan arus DC ke aki.
- Aki menyimpan listrik dan menyuplai kebutuhan kelistrikan motor.
3. Kabel Lampu (Kuning)
Fungsi: Menyuplai arus untuk sistem lampu.
Peran: Jalur khusus beban lampu dari spul.
Cara kerja:
- Arus AC dari spul dialirkan melalui kiprok.
- Tegangan dibatasi agar lampu tidak mudah putus.
- Listrik kemudian menuju saklar dan lampu.
Cek postingan: Jalur Kiprok Jupiter Z, Alur kerja dan penjelasan
4. Kabel Massa (Hijau)
Fungsi: Sebagai jalur ground.
Peran: Menutup rangkaian listrik agar arus bisa mengalir dengan stabil.
Cara kerja:
- Terhubung ke rangka motor.
- Menjadi jalur kembali arus listrik dari semua komponen.
Ringkasan Sederhana Alur
Spul → Kiprok (disearahkan & distabilkan) → Aki (merah) + Lampu (kuning) → Massa (hijau)






