Jalur Kiprok Karisma, Alur kerja dan penjelasan lengkap

Alur Kerja Jalur Kiprok Karisma

Berikut penjelasan alur kerja jalur kiprok Honda Karisma. Untuk penjelasan fungsi, peran dan cara kerja masing-masing konektor, silahkan cek bagian bawah.

  1. Spul (generator AC) menghasilkan arus listrik AC saat mesin berputar.
  2. Arus dari spul masuk ke kiprok melalui kabel putih (jalur pengisian).
  3. Di dalam kiprok:
    • Arus AC disearahkan menjadi arus DC.
    • Tegangan distabilkan agar tidak melebihi batas aman.
  4. Arus DC keluar melalui kabel merah menuju aki.
  5. Aki menyimpan arus listrik dan menyalurkannya ke sistem kelistrikan motor.
  6. Kabel kuning menyalurkan arus untuk lampu.
  7. Kabel hijau berfungsi sebagai massa (ground) untuk menutup rangkaian listrik.

Fungsi, Peran dan Cara kerja setiap Jalur

1. Kabel dari Spul (Putih)

Fungsi: Membawa arus AC dari spul ke kiprok.

Peran: Sebagai sumber utama listrik pengisian.

Cara kerja:

  • Saat mesin berputar, spul menghasilkan arus AC.
  • Arus tersebut masuk ke kiprok untuk disearahkan dan distabilkan.

2. Kabel Aki (Merah)

Fungsi: Menyalurkan arus DC dari kiprok ke aki.

Peran: Jalur pengisian aki.

Cara kerja:

  • Setelah arus disearahkan dan distabilkan, kiprok mengirimkan arus DC ke aki.
  • Aki menyimpan listrik dan menyuplai kebutuhan kelistrikan motor.

3. Kabel Lampu (Kuning)

Fungsi: Menyuplai arus untuk sistem lampu.

Peran: Jalur khusus beban lampu dari spul.

Cara kerja:

  • Arus AC dari spul dialirkan melalui kiprok.
  • Tegangan dibatasi agar lampu tidak mudah putus.
  • Listrik kemudian menuju saklar dan lampu.

Cek postingan: Jalur Kiprok Jupiter Z, Alur kerja dan penjelasan

4. Kabel Massa (Hijau)

Fungsi: Sebagai jalur ground.

Peran: Menutup rangkaian listrik agar arus bisa mengalir dengan stabil.

Cara kerja:

  • Terhubung ke rangka motor.
  • Menjadi jalur kembali arus listrik dari semua komponen.

Ringkasan Sederhana Alur

Spul → Kiprok (disearahkan & distabilkan) → Aki (merah) + Lampu (kuning) → Massa (hijau)