Alur Kerja Sistem CDI Vega Lama (R)
Berikut penjelasan alur kerja jalur CDI Vega lama (R) beserta fungsi, peran dan cara kerja tiap pin/komponen sesuai gambar.
- Saat mesin diputar (kick starter atau starter elektrik), Spul A menghasilkan arus AC.
- Arus dari Spul A masuk ke CDI sebagai sumber listrik utama untuk pengapian.
- Pulser A mendeteksi posisi putaran magnet dan mengirim sinyal timing ke CDI.
- CDI memproses:
- Energi dari Spul A
- Sinyal waktu dari Pulser A
- CDI kemudian melepaskan arus tegangan tinggi ke koil.
- Koil menaikkan tegangan dan mengirimkannya ke busi sehingga terjadi percikan api.
- Ground berfungsi sebagai jalur massa agar rangkaian listrik stabil.
- Kontak berfungsi sebagai jalur pemutus mesin (kill switch).
- Spul B dan Pulser B merupakan jalur cadangan/varian sistem pengapian tertentu (tergantung tipe CDI atau pasar).
Fungsi, Peran dan Cara kerja tiap Pin
1. Spul A
Fungsi: Sumber arus AC untuk pengapian.
Peran: Memberikan energi listrik ke CDI agar kapasitor di dalam CDI dapat terisi.
Cara kerja: Saat magnet berputar, spul menghasilkan arus bolak-balik yang langsung masuk ke CDI.
2. Kontak
Fungsi: Jalur pemutus arus CDI (kill switch).
Peran: Mematikan mesin dengan cara membuang arus CDI ke ground.
Cara kerja: Saat kunci OFF, jalur ini terhubung ke ground sehingga CDI tidak bisa memicu pengapian.
Cek postingan: Jalur CDI Karisma, Alur kerja dan penjelasan lengkap
3. Spul B
Fungsi: Jalur sumber arus tambahan atau alternatif.
Peran: Digunakan pada tipe CDI tertentu atau versi motor berbeda.
Cara kerja: Sama seperti Spul A, menghasilkan arus AC saat magnet berputar.
4. Koil
Fungsi: Menyalurkan arus dari CDI ke koil pengapian.
Peran: Sebagai jalur output tegangan dari CDI.
Cara kerja: CDI mengirim arus ke koil, lalu koil menaikkan tegangan hingga puluhan ribu volt untuk memercikkan busi.
5. Pulser A
Fungsi: Sensor posisi pengapian.
Peran: Memberi sinyal waktu (timing) ke CDI kapan pengapian harus terjadi.
Cara kerja: Saat tonjolan magnet melewati pulser, terbentuk sinyal listrik kecil yang dikirim ke CDI.
Cek postingan: Perbedaan CDI FIZR ori dan KW, bagus mana
6. Kosong
Fungsi: Tidak digunakan.
Peran: Sebagai slot cadangan untuk varian CDI lain.
Cara kerja: Tidak ada aliran arus pada pin ini.
7. Pulser B
Fungsi: Jalur pulser tambahan.
Peran: Digunakan pada sistem CDI tertentu.
Cara kerja: Sama seperti Pulser A, mengirim sinyal posisi magnet ke CDI.
8. Ground
Fungsi: Jalur massa sistem pengapian.
Peran: Menutup rangkaian listrik dan menstabilkan tegangan.
Cara kerja: Semua arus kembali ke rangka motor melalui jalur ini.
Ringkasan Alur Sederhana
Spul A → CDI → Koil → Busi
Pulser A → CDI (penentu waktu pengapian)
Ground → jalur massa sistem
Catatan Umum Kerusakan
- Spul A rusak: tidak ada api sama sekali.
- Pulser rusak: api tidak stabil atau tidak ada.
- Koil rusak: CDI bekerja, tapi tidak ada percikan busi.
- Ground jelek: pengapian lemah atau mesin brebet.
- Kontak bermasalah: mesin mati mendadak atau tidak bisa dimatikan.






